Perhatikan Beberapa Hal Sebelum Berinvestasi

Perhatikan Beberapa Hal Sebelum Berinvestasi

Hadirnya jasa keuangan finansial yang berbasis teknologi atau dengan istilahnya financial technology semakin ramai dibicarakan. Salah satu sistem yang diperkenalkan yaitu investasi fintech peer to peer atau P2P. Jenis investasi ini banyak menjadi pertimbangan karena kemudahan yang terdapat di dalamnya, khususnya bagi seorang pemula.

Sebagai seorang investor pemula, Anda harus mempertimbangkan beberapa risiko yang mungkin terjadi. Karena sebuah investasi akan memberikan Anda keuntungan apabila Anda dapat memahami serta mengelola berbagai risiko dengan tepat. Beberapa hal yang perlu perhatikan dapat Anda simak dalam penjelasan di bawah.

Cermati Dana Proteksi

Walaupun dari lembaga penjamin simpanan atau LPS tidak memberikan jaminan, investasi P2P ini memiliki jaminan tersendiri. Meskipun tidak semua, terdapat beberapa perusahaan P2P yang memberikan dana proteksi. Dana tersebut digunakan sebagai dana pengganti untuk para investor apabila terdapat peminjam yang tidak bisa membayar tepat waktu sesuai dengan perjanjian awal.

Dana tersebut dapat pula dimanfaatkan sebagai dana pengganti jika dikemudian hari terdapat kredit macet atau adanya uang yang tidak dikembalikan oleh peminjam.

Tidak Perlu Mengeluarkan Modal yang Besar

Secara umum, apabila Anda terjun dalam dunia investasi pasti akan membutuhkan dana yang besar untuk modal awal. Terlebih pada jenis investasi yang memberikan penawaran mendapatkan keuntungan yang tinggi, seperti saham. Akan tetapi dengan investasi ekonomi inklusif sistem P2P, dengan modal awal yang minim, Anda sudah dapat memulai untuk berinvestasi.

Keuntungan dari Bunga Pinjaman

Sudah barang tentu Anda akan mendapatkan keuntungan dari investasi Anda. Besarnya keuntungan yang anda dapatkan sesuai dengan perjanjian awal. Dalam menerima pendapatan ini tentu akan Anda terima dalam bentuk tunai dengan persentase perhitungan sesuai dengan kesepakatan awal.

Telah Ada Regulasi dari Regulator

Bank Indonesia bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah mengatur layanan pinjam meminjam uang baik secara konvensional maupun secara digital. Payung hukum untuk memperkuat layanan pinjam meminjam uang dengan cara digital sudah dikeluarkan, yaitu Peratutan BI nomor 18/40/PBI/ tahun 2016 terkait penyelenggaraan pemrosesan transaksi pembayaran.

Payung hukum yang selanjutnya yaitu Surat Edaran BI No. 18/22/DKSP terkait Penyelenggaraan Layanan Keuangan Digital, serta Peraturan BI nomor 18/17/PBI/ tahun 2016 terkait penyelenggaraan Uang Elektronik.

Untuk aturan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan juga ada yaitu peraturan OJK nomor 13/POJK.02/ tahun 2018 terkait Inovasi Keuangan Digital atau IKD dalam Sektor Jasa Keuangan serta POJK nomor 77/POJK.01/ tahun 2016 terkait dengan Layanan Pinjam Meminjam Uang dengan basis teknologi informasi.

Dapat Diversifikasi

Dalam kegiatan investasi P2P, Anda dapat melakukan diversifikasi pada investasi Anda. Dalam praktiknya, akan mengirim profil calon peminjam kepada Anda yang memerlukan dana. Sehingga dengan hal ini akan membuat Anda bebas untuk mempertimbangkan calon peminjam dana anda.

Selain hal tersebut Anda juga berhak memilih peminjam yang akan anda danai. Serta anda juga berhak menentukan jumlah nilai investasi yang dilakukan.

Risiko Cukup Tinggi

Walaupun adanya potensi keuntungan yang terbilang tinggi, maka risiko dalam investasi juga sama tinggi. Kemungkinan yang akan selalu terjadi adalah pembayaran yang mengalami keterlambatan, atau gagal membayar dana yang dipinjam. Artinya, investasi ini dapat memberikan keuntungan juga dapat mengakibatkan modal Anda hilang.

Untuk itu perlu anda memahaminya dengan cermat, karena pada setiap investasi pasti terdapat kelebihan serta kekurangan di dalamnya. Termasuk sistem investasi P2P. Sehingga perlu Anda pertimbangkan dengan matang berbagai hal yang berkaitan dengan investasi tersebut.

yazidku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.